Metode Pengobatan Nabi

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan untuk penyakit itu obatnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5678)

Larangan Meniup Makanan dan Minuman

Posted by ronysetyo on July 24, 2007

Assalamu’alaikum

Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya.
Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya.
Benarkan cara demikian ?

Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.

Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Awalnya saya tidak mengetahui hikmahnya, bagi saya pribadi, ketika datang hadits pada saya mengenai suatu hal, maka semampunya coba saya lakukan, walaupun saya belum tahu hikmahnya, dan sebenarnya memang tidak harus tahu.

Begitu juga ketika saya pertama kali mendengar hadits ini, saya hanya berusaha mengamalkan saja, bahwa kita dilarang meniup makanan atau minuman, itu juga yang saya lakukan kepada anak saya.

Dan alhamdulillah ketika tadi coba browse ke internet, ternyata dari salah satu milis kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa:
apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 yaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dgn air H20, akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka,menyebabkan minuman itu menjadi acidic,dan saya ingat juga bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang, ternyata saya baru tahu sekarang hikmahnya, bahwa ketika kita minum langsung banyak, maka ada kemungkinan kita akan bernapas di dalam gelas, yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.

Ulasan yang saya sampaikan, mungkin bukan hikmah keseluruhan, karena Ilmu Allah tentu lebih luas dari ilmu manusia, bisa jadi itu adalah salah satu hikmah dari puluhan hikmah lainnya yang belum terungkap oleh manusia.

Kewajiban kita hanyalah mendengar dan menta’atiNya.

Perkara hikmah apa yang ada dalam larangan itu, urusan belakangan.
Yang penting kita sudah mencoba mentaatiNya.

Wallahu A’lam

Catt:
Dikutip ulang dari tulisan yang kami kirim di milis muslim kantor kami (14/6/2006) dan milis muslim perumahan kami (11/7/2007)

Rony Setyo Hariyono

Katalog Produk & Harga

5 Responses to “Larangan Meniup Makanan dan Minuman”

  1. gue_nech... said

    thanxxxxx yach…

    ‘taz info’na…

    ntar gue sebarin dech…

    ‘n too gue khan turutin ntu perintah…

    law maem or min’um gax blh d ti’up…
    🙂

    • yudi said

      dlm hadist kan ga ada kata saat kita makan…darimana tuh kok bisa larang meniup makanan…trus yg diulas jg hanya minuman, kok bisa melarang meniup makanan,,,darimana tuh sareat’nya..

  2. asary76 said

    mk’c infonya brguna bgt. saya jg dbritahu tman bhwa mniup mkanan/mnuman itu tdak baik dalam islam tapi saya belum tahu apa maknanya. sekarang baru jelas! dan saya akan coba praktekkan. Maha Besar Allah!

  3. assegaf said

    terimakasih atas imformasiny saudaraku semoga engkau di rihdoi oleh allah s wt .

  4. rahilia vandeca said

    ya saya jg pernah baca hal seperti itu, yg kita tiupkan itu sama halnya dgn bakteri…yg bs menimbulkan penyakit, makanya para nabi melarang kita meniup makanan….dan sebagai tambhan para nabi tidak pernah makan sambil menyandar pada t4 duduk atw dinding…? apakah anda pernah jg mendengarnya, dari situ saya jg ingin penjelasan yg rinci, kenapa gk boleh mkn sambil menyandar…? makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: